Enter your keyword

STEI ITB dan Pemkab Sukabumi Jajaki Kerja Sama Digitalisasi Administrasi Pembangunan

STEI ITB dan Pemkab Sukabumi Jajaki Kerja Sama Digitalisasi Administrasi Pembangunan

STEI ITB dan Pemkab Sukabumi Jajaki Kerja Sama Digitalisasi Administrasi Pembangunan

Bandung, stei.itb.ac.id — Pemerintah Kabupaten Sukabumi menjajaki kerja sama pengembangan digitalisasi administrasi pembangunan dengan Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung (STEI ITB). Koordinasi dan konsultasi dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 8 Oktober 2026, pukul 09.00 WIB, di Gedung Achmad Bakrie (Labtek VIII), lantai 2, Kampus ITB Ganesha, Bandung.

Dokumentasi koordinasi STEI ITB dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Agenda ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan pertama antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan STEI ITB. Pertemuan lanjutan direncanakan melibatkan 14 peserta dari perangkat daerah terkait untuk membahas penjajakan kerja sama dalam pengembangan digitalisasi administrasi pembangunan.

Rencana koordinasi tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 8 Tahun 2026 tentang Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital. Dalam konteks agenda ini, pengembangan digitalisasi administrasi pembangunan menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah terhadap penguatan tata kelola pemerintah digital.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi merujuk pada Peraturan Bupati Nomor 100 Tahun 2021 tentang Tugas Pokok dan Fungsi pada Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi. Rujukan tersebut menempatkan pembahasan digitalisasi dalam konteks pelaksanaan tugas dan fungsi administrasi pembangunan, sehingga kebutuhan pengembangannya dapat dibahas dengan memperhatikan proses kerja pemerintah daerah.

Dokumentasi agenda konsultasi rencana kerja sama digitalisasi administrasi pembangunan

Melalui konsultasi dengan STEI ITB, kebutuhan administrasi pembangunan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi diharapkan dapat menjadi titik awal untuk menelaah peluang pemanfaatan teknologi yang sesuai. Keterlibatan perangkat daerah terkait diharapkan dapat memperkaya pembahasan mengenai kebutuhan praktis serta prioritas yang perlu diperhatikan dalam penjajakan kerja sama tersebut.

Koordinasi lanjutan ini diharapkan dapat membangun pemahaman bersama mengenai arah pengembangan digitalisasi administrasi pembangunan. Dialog antara pemerintah daerah dan lingkungan akademik menjadi ruang untuk memperjelas kebutuhan serta peluang kolaborasi, sebagai landasan bagi pembahasan kerja sama berikutnya dalam mendukung penguatan tata kelola pemerintah digital di Kabupaten Sukabumi.