Enter your keyword

STEI ITB dan Diskominfo Kabupaten Mimika Jalin Kerja Sama Penyusunan Rencana Induk Teknologi Informasi

STEI ITB dan Diskominfo Kabupaten Mimika Jalin Kerja Sama Penyusunan Rencana Induk Teknologi Informasi

STEI ITB dan Diskominfo Kabupaten Mimika Jalin Kerja Sama Penyusunan Rencana Induk Teknologi Informasi

Bandung, stei.itb.ac.id — Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung (STEI ITB) bersama Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mimika menandatangani kontrak Swakelola Tipe II untuk Penyusunan Dokumen Rencana Induk Teknologi Informasi. Perjanjian tersebut ditandatangani di Bandung pada Selasa, 1 September 2026.

Dalam kerja sama ini, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mimika diwakili oleh Orpa Solossa, S.Sos., M.Si., selaku Kuasa Pengguna Anggaran, sementara STEI ITB diwakili oleh Dekan STEI ITB, Prof. Dr. Ir. Tutun Juhana, S.T., M.T., IPU. STEI ITB bertindak sebagai pelaksana swakelola dalam penyusunan dokumen tersebut.

Pelaksanaan kegiatan dijadwalkan berlangsung mulai 1 September hingga 30 November 2026. Selama proses tersebut, STEI ITB akan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Kerangka Acuan Kerja, proposal, serta ketentuan lain yang menjadi bagian dari dokumen kontrak. Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mimika akan memberikan dukungan administratif berupa koordinasi, penyediaan data, serta fasilitasi dengan perangkat daerah terkait untuk mendukung kelancaran kegiatan.

Kerja sama ini juga mencakup mekanisme pengawasan dan pelaporan selama pelaksanaan kegiatan. STEI ITB berkewajiban menyampaikan perkembangan kegiatan secara berkala, sementara pihak Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mimika melakukan pengawasan serta pemeriksaan terhadap hasil pekerjaan sesuai dengan ketentuan yang disepakati.

Melalui kolaborasi ini, kompetensi akademik dan keahlian yang dimiliki STEI ITB di bidang teknologi informasi diharapkan dapat mendukung proses penyusunan dokumen perencanaan teknologi informasi di Kabupaten Mimika. Dokumen yang dihasilkan akan menjadi keluaran utama dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan sesuai ruang lingkup dan jadwal yang telah disepakati kedua pihak.