Dosen STEI ITB Perkenalkan Terawang, Teknologi Deteksi Pohon Gerowong untuk Mendukung Pengelolaan Pohon Perkotaan
Bandung, stei.itb.ac.id — Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) ITB hadir membawa perspektif teknologi dalam pengelolaan pohon melalui pemaparan Dr. Ir. Akhmadi Surawijaya, S.T., M.Eng., pada mini workshop Masyarakat Arborikultur Indonesia (MArI), Sabtu (12/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, ia memperkenalkan Terawang, teknologi deteksi pohon gerowong yang mendukung pemeriksaan kondisi internal pohon.
Terawang berpotensi membantu identifikasi kondisi pohon sebagai dasar pemeliharaan dan pengelolaan risiko. Kehadiran teknologi ini menjadi bagian dari pembahasan mengenai penerapan ilmu pengetahuan untuk mendukung praktik arborikultur yang aman dan berkelanjutan.
“Pengembangan teknologi harus menjawab kebutuhan nyata di lapangan,” ujar Akhmadi, sebagaimana dikutip dari Jabar Ekspres.
Ia menjelaskan bahwa Terawang dihadirkan sebagai pendekatan untuk mendeteksi dan memeriksa bagian dalam pohon. Pengembangan lebih lanjut diharapkan dapat memperluas kontribusinya bagi kemajuan arborikultur Indonesia.
Workshop tersebut mempertemukan akademisi, praktisi, dan calon profesional untuk membahas perkembangan teknologi serta standar kompetensi arborikultur. Pembahasan turut menekankan pentingnya keselamatan pekerja, masyarakat, dan lingkungan dalam pengelolaan pohon.
Pemaparan Akhmadi dari STEI ITB memperlihatkan relevansi keilmuan teknik dalam menjawab kebutuhan pengelolaan lingkungan. Melalui Terawang, forum ini menyoroti peluang pemanfaatan teknologi untuk mendukung pemeriksaan pohon dan pengambilan keputusan pemeliharaan yang lebih terarah.