Enter your keyword

Dari STEI ITB ke Silicon Valley, Wenny Yustalim Berkiprah sebagai Pendiri Startup AI

Dari STEI ITB ke Silicon Valley, Wenny Yustalim Berkiprah sebagai Pendiri Startup AI

Dari STEI ITB ke Silicon Valley, Wenny Yustalim Berkiprah sebagai Pendiri Startup AI

Bandung, stei.itb.ac.id — Kiprah alumni Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) Institut Teknologi Bandung (ITB) terus berkembang di industri teknologi global. Salah satunya adalah Wenny Yustalim, alumni Program Studi Teknik Informatika ITB angkatan 2015, yang kini menekuni dunia kewirausahaan teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Silicon Valley, Amerika Serikat.

Perjalanan Wenny memperlihatkan bagaimana pendidikan di bidang informatika dapat membuka peluang untuk berkontribusi dalam pengembangan teknologi, baik melalui perusahaan teknologi berskala global maupun melalui inovasi yang dirintis secara mandiri.

Sebelum memasuki dunia startup, Wenny membangun pengalaman profesional sebagai software engineer di Google. Selama sekitar empat setengah tahun, ia terlibat dalam pengembangan berbagai produk teknologi, termasuk Google Pay dan Google Photos. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan profesionalnya dalam memahami pengembangan perangkat lunak yang digunakan secara luas.

Tanda pengenal perjalanan profesional Wenny Yustalim
Wenny Yustalim dalam perjalanan profesionalnya di Google

Pada 2024, Wenny mengambil langkah baru dengan meninggalkan Google untuk bergabung sebagai founding engineer di sebuah startup berbasis AI. Ia kemudian melanjutkan kiprahnya di ekosistem startup, termasuk melalui Yupp, sebelum mengeksplorasi pengembangan produk kecerdasan buatan secara mandiri.

Wenny Yustalim

Salah satu inovasi yang dikembangkannya adalah Pipedreamer, solusi berbasis AI yang dirancang untuk membantu pengguna menyelesaikan berbagai pekerjaan pada spreadsheet secara otomatis. Teknologi tersebut memperlihatkan bagaimana kecerdasan buatan dapat diterapkan untuk menyederhanakan proses kerja dan meningkatkan produktivitas.

Perjalanan Wenny di bidang teknologi memiliki keterkaitan dengan latar belakang akademiknya di STEI ITB. Semasa menempuh pendidikan Teknik Informatika, ia mendalami berbagai bidang komputasi, termasuk algoritma dan komputasi paralel. Tugas akhirnya membahas peningkatan kinerja algoritma betweenness centrality melalui pendekatan hibrida menggunakan OpenMP dan CUDA.

Potret Wenny Yustalim

Kiprah Wenny menjadi salah satu gambaran kontribusi alumni STEI ITB dalam perkembangan industri teknologi internasional. Dari penguasaan ilmu komputasi hingga pengembangan produk AI, perjalanan tersebut menunjukkan luasnya peluang bagi lulusan informatika untuk mengambil peran sebagai pengembang teknologi sekaligus inovator.

Melalui pendidikan dan pengembangan keilmuan di bidang teknik elektro dan informatika, STEI ITB terus berupaya menyiapkan lulusan yang memiliki kemampuan teknis, daya adaptasi, serta semangat inovasi untuk berkontribusi dalam menjawab tantangan perkembangan teknologi di tingkat nasional maupun global.

Kiprah tersebut menunjukkan bagaimana pendidikan, pengalaman profesional, serta semangat inovasi dapat menjadi bekal bagi alumni STEI ITB untuk berkontribusi dalam perkembangan teknologi di tingkat global.