Tentang Program Studi
Program Magister Kecerdasan Artifisial dirancang untuk menghasilkan lulusan dengan kemampuan analitis tingkat lanjut, mampu mengembangkan ilmu melalui riset, serta memiliki profesionalisme tinggi di bidang AI. Bidang keilmuan AI dalam program ini mencakup empat kategori utama: essential, core, general, dan applied knowledge areas. Pada essential knowledge, mahasiswa dibekali dasar matematika untuk AI dan machine learning serta kemampuan pemrograman. Core knowledge mencakup kompetensi utama seperti machine learning, deep learning, NLP, computer vision, generative AI, speech processing, robotics, dan human-computer interaction. General knowledge memberikan pemahaman dasar tentang AI dan data science sebagai fondasi analisis data. Sementara itu, applied knowledge menekankan penerapan AI secara praktis, termasuk etika, berbagai sektor industri, dan AI DevOps.
Tujuan Program Studi
Program studi Magister Kecerdasan Artifisial bertujuan untuk menghasilkan lulusan Magister Kecerdasan Artifisial dengan profil Insinyur, Manajer, Konsultan, atau Peneliti di bidang Artificial Intelligence yang memiliki kemampuan berikut pada masa awal kariernya (3-5 tahun sejak lulus):
- Lulusan akan memiliki aspek berpikir kritis, adaptif, inovatif, dan profesional, sehingga dapat berkarir dalam profesi di bidang Artificial Intelligence.
- Lulusan akan berhasil melanjutkan studi ke jenjang selanjutnya atau terlibat dalam pengembangan keprofesian secara berkelanjutan.
- Lulusan akan memiliki kemampuan untuk mengelola riset di bidang Artificial Intelligence.
Capaian Lulusan Program Studi
- Mahasiswa mampu mengidentifikasi dan memformulasikan permasalahan dunia nyata, serta menganalisis solusi berbasis AI untuk menyelesaikan permasalahan tersebut
- Mahasiswa mampu merancang dan membangun solusi berbasis AI melalui pendekatan interdisiplin atau multidisiplin.
- Mahasiswa mampu mengevaluasi solusi berbasis AI melalui pendekatan interdisiplin atau multidisiplin.
- Mahasiswa mampu mengembangkan pengetahuan dan teknologi berbasis riset dalam bidang AI
- Mahasiswa mampu berkomunikasi efektif dalam beragam konteks profesional dan akademik.
- Mahasiswa mampu berfungsi secara efektif dalam aktifitas tim yang bersifat interdisiplin atau multidisiplin.
Struktur Kurikulum
Struktur umum kurikulum Prodi Magister Kecerdasan Artifisial ditunjukkan pada Tabel berikut baik untuk jalur Perkuliahan dengan Tesis Riset dan jalur Perkuliahan dengan Tesis Proyek. Kurikulum dirancang dalam 3 semester untuk beban 45 sks, terdiri dari mata kuliah wajib ITB (3 sks) dan mata kuliah wajib prodi (24 sks), 12 sks tesis, dan 6 sks mata kuliah pilihan. Tesis Riset dilakukan melalui kegiatan riset yang dilaporkan dalam bentuk Tesis Magister. Untuk Tesis Proyek, kegiatan berupa pengembangan proyek atau produk sebagai real world use cases sehingga akan dibimbing oleh mitra dari industri. Tesis proyek dapat dikerjakan secara berkelompok oleh 2-3 mahasiswa. Outputnya berupa produk atau prototipe AI. Jika Tesis Riset wajib dipublikasikan pada jurnal atau prosiding nasional atau internasional, Tesis Proyek juga dapat dipublikasikan pada jurnal atau prosiding nasional atau internasional, atau dalam bentuk Dokumen Pengajuan Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI).
Semester I
| No | Kode | Nama mata kuliah | sks | p |
|---|---|---|---|---|
| 1 | WIxxx | Metodologi Penelitian dan Literasi Digital | 3 | 0 |
| 2 | AI5101 | Pemrograman untuk Kecerdasan Artifisial dan Sains Data | 3 | 1 |
| 3 | AI5102 | Matematika untuk Kecerdasan Artifisial dan Sains Data | 3 | 0 |
| 4 | AI5103 | Fundamental Kecerdasan Artifisial dan Sains Data | 3 | 0 |
| 5 | AI5104 | Pembelajaran Mesin | 3 | 0 |
| Total | 15 | 1 | ||
Semester II
| No | Kode | Nama mata kuliah | sks | p |
|---|---|---|---|---|
| 1 | AI5003 | Tesis 1 | 4 | 0 |
| 2 | AI5201 | Pembelajaran Mendalam | 3 | 1 |
| 3 | AI5203 | Etika dan Kecerdasan Artificial Terpercaya | 3 | 0 |
| 4 | AI5204 | Perancangan Sistem Kecerdasan Artifisial | 3 | 1 |
| Total | 13 | 2 | ||
Semester III
| No | Kode | Nama mata kuliah | sks | p |
|---|---|---|---|---|
| 1 | AI6098 | Tesis 2 | 5 | 0 |
| 2 | AI6099 | Sidang Magister | 3 | 0 |
| 3 | Pilihan | 6 | 0 | |
| Total | 14 | 0 | ||
Pendaftaran dan Seleksi Mahasiswa Baru
Untuk dapat mengikuti Program Studi Magister Kecerdasan Artifisial dengan baik, mahasiswa perlu memiliki latar belakang pendidikan setara sarjana dalam bidang Artificial Intelligence. Mahasiswa dengan latar belakang pendidikan tidak sebidang dengan prestasi baik juga dapat diterima, asalkan memenuhi syarat Sekolah Pascasarjana (SPs), berlatar belakang pendidikan Sains atau Teknik, dan wajib lulus ujian tulis khusus kompetensi dasar keilmuan AI. Persyaratan calon mahasiswa mengacu pada Peraturan Rektor ITB No. 587/IT1.A/PER/2022 tentang Persyaratan Masuk Program Magister dan Doktor di ITB.
Calon mahasiswa program dengan skema reguler mengikuti seleksi dokumen dan ujian tulis sebagai berikut:
- Seleksi berdasarkan dokumen:
- Nilai IP, TPA, dan TOEFL mengikuti peraturan ITB yang berlaku.
- Berlatar belakang pendidikan Sains dan Teknik (ijazah S1).
- Rekomendasi dari 2 (dua) orang, yaitu dosen atau atasan.
- Ujian tulis khusus kompetensi dasar keilmuan AI, meliputi pemrograman, matematika untuk AI dan ML, basis data, serta sistem komputer.
Tata Tertib dan Cakupan Topik Tes Seleksi S2 AI
Peserta ujian tulis wajib memperhatikan tata tertib ujian, jadwal pelaksanaan, sifat ujian, serta cakupan topik tes seleksi Program Magister Kecerdasan Artifisial ITB.
Tata Tertib Ujian
- Peserta wajib mengetahui ruang ujian sesuai undangan yang disampaikan melalui email.
- Peserta memakai pakaian sopan dan bersepatu.
- Peserta membawa tanda bukti diri asli, alat tulis, dan kalkulator.
- Barang selain perlengkapan ujian diletakkan di tempat yang ditentukan.
- Alat komunikasi wajib dimatikan dan makanan tidak diperbolehkan dibawa ke ruang ujian.
- Peserta tidak diperbolehkan menggunakan catatan, berbicara, saling meminjam alat tulis, atau melakukan kecurangan.
- Pelanggaran tata tertib dapat mengakibatkan berkas jawaban peserta tidak dinilai.
Cakupan Topik Tes
- Algoritma dan Struktur Data
- Matematika untuk AI dan Machine Learning
- Sistem dan Arsitektur Komputer atau Basis Data dan Data Model
Jadwal ujian seleksi Semester I Tahun Akademik 2026/2027 direncanakan pada Kamis, 9 Juli 2026, pukul 12.45-16.00 WIB di Labtek V (Gedung Benny Subianto) Lantai 2, Jalan Ganesha No. 10, Bandung. Ruangan mengikuti informasi pada undangan.
Informasi lengkap mengenai tata tertib, jadwal, sifat ujian, cakupan topik, dan contoh soal dapat diakses melalui dokumen berikut: Tata Tertib Seleksi Ujian Masuk S2 AI 2026.
Mahasiswa yang mengikuti Program Penyatuan Sarjana Magister (PPSM) serumpun harus mengambil mata kuliah program Magister Kecerdasan Artifisial 15-24 sks saat masih di jenjang Sarjana agar dapat menyelesaikan skema program integrasi sarjana-magister dalam waktu 10 semester. Mahasiswa yang mengikuti PPSM lintas rumpun harus memenuhi kompetensi dasar keilmuan AI yang dibutuhkan untuk mengikuti perkuliahan Magister Kecerdasan Artifisial, yaitu: pemrograman, matematika, dan basis data serta sistem komputer. Seperti mahasiswa yang mengikuti PPSM serumpun, mahasiswa PPSM lintas rumpun juga harus mengambil mata kuliah program Magister Kecerdasan Artifisial 15-24 sks saat masih di jenjang Sarjana agar dapat menyelesaikan skema program integrasi sarjana-magister dalam waktu 10 semester. Persyaratan lainnya mengikuti peraturan ITB yang berlaku.
Prodi Magister Kecerdasan Artifisial untuk pendaftaran tahun akademik 2026/2027 hanya dibuka untuk pendaftaran semester ganjil. Untuk pembukaan tahun akademik 2026/2027, informasi pendaftaran dapat diakses mulai bulan Mei 2026. Jadwal pendaftaran calon mahasiswa baru Magister Kecerdasan Artifisial mengikuti jadwal Pendaftaran Calon Mahasiswa Program Pascasarjana ITB yang dapat diakses pada:
Program Dual Degree
Program magister Kecerdasan Artifisial menyediakan beberapa jalur fleksibel untuk melanjutkan studi sesuai latar belakang Anda.
Berdasarkan Latar Belakang
- Linier → Sudah memiliki dasar AI → bisa langsung lanjut
- Semi-linier → Sebagian dasar AI → perlu beberapa mata kuliah tambahan
- Tidak linier → Belum punya dasar AI → perlu pembekalan terlebih dahulu
Pilihan Program
- Sarjana → Magister
- Lanjut S2 setelah lulus S1 dengan kurikulum terintegrasi
- Durasi: ± 6–7 tahun total
- Program Integrasi atau Penyatuan Sarjana Magister (PPSM)
- Kuliah S1 dan S2 sekaligus (fast-track)
- Durasi: 4 + 1 tahun
- Bisa ambil mata kuliah S2 sejak S1
- Berikut ini adalah tahapan rincinya:
- Mahasiswa mendaftar program integrasi; pendaftaran dapat dilakukan mulai semester lima hingga selambat-lambatnya di akhir semester enam.
- Mahasiswa membuat course planning; course planning menggambarkan rencana pengambilan mata kuliah di setiap semester, mulai dari semester tiga hingga semester 10, sehingga program S1 dan S2 dapat diselesaikan dalam 4 + 1 tahun. Pengambilan mata kuliah pada course planning mencakup: mata kuliah wajib ITB, mata kuliah wajib prodi S1, mata kuliah pilihan prodi S1, mata kuliah pilihan luar prodi S1, mata kuliah wajib Magister Kecerdasan Artifisial, dan mata kuliah pilihan Magister Kecerdasan Artifisial. Mata kuliah wajib ITB diprioritaskan untuk diambil mulai semester 3. Apabila mahasiswa ingin mengikuti program MBKM, maka pengambilan mata kuliah pilihan dapat disesuaikan.
- Untuk mahasiswa yang masuk kategori linier dan semi-linier, 12–24 sks mata kuliah prodi Magister Kecerdasan Artifisial dapat diambil sejak semester lima hingga semester delapan. Batasan jumlah sks ini dapat disesuaikan dengan aturan yang berlaku di ITB. Khusus untuk mahasiswa yang masuk kategori semi-linier, mata kuliah prodi Magister Kecerdasan Artifisial yang dapat diambil adalah mata kuliah yang sesuai dengan kompetensi dasar Artificial Intelligence yang sudah dimiliki. Untuk melengkapi kompetensi dasar Artificial Intelligence yang belum dimiliki, mahasiswa kategori semi-linier harus mengikuti mata kuliah penyelarasan.
- Untuk mahasiswa yang masuk kategori tidak linier, pembekalan untuk memperoleh kompetensi dasar Artificial Intelligence dapat diambil sejak semester lima, sehingga apabila memungkinkan, 12–24 sks mata kuliah Magister Kecerdasan Artifisial dapat mulai diambil sejak semester 7 (tujuh). Kasus khusus (misalnya baru mendaftar di semester enam) dapat menyebabkan mahasiswa tidak bisa mengambil mata kuliah Magister Kecerdasan Artifisial sebelum lulus S1, sehingga program integrasi S1 dan Magister Kecerdasan Artifisial diselesaikan dalam waktu lebih dari 4+1 tahun. Seperti skema umum Sarjana-Magister lintas-rumpun dengan tujuan Prodi Magister Kecerdasan Artifisial, peserta PISM tidak linier perlu mengambil mata kuliah penyelarasan untuk memenuhi kompetensi dasar Computing.
- Untuk mahasiswa semi-linier dan tidak linier, terdapat beberapa alternatif pembekalan, yaitu mengikuti pembekalan di masa semester pendek, mengambil mata kuliah pilihan luar prodi Program Sarjana berupa mata kuliah Teknik Informatika atau Sistem & Teknologi Informasi yang terkait dengan kompetensi dasar Artificial Intelligence, atau mengikuti tes kompetensi dasar.
- Tugas Akhir prodi S1 mulai dilaksanakan sejak semester tujuh. Mahasiswa yang masuk kategori linier wajib melaksanakan TA-Tesis berkelanjutan. Mahasiswa yang masuk kategori semi-linier dan tidak linier disarankan melaksanakan TA-Tesis berkelanjutan.
- Pada pertengahan semester delapan, akan dilakukan review prestasi akademik untuk memastikan bahwa mahasiswa peserta program integrasi dapat lulus tepat waktu dari prodi S1 (delapan semester) dan dapat menyelesaikan prodi Magister Kecerdasan Artifisial di akhir tahun ke-5. Jika diestimasi dapat lulus tepat waktu, maka mahasiswa dapat melanjutkan ke prodi Magister Kecerdasan Artifisial tanpa harus mengikuti ujian seleksi masuk, TOEFL, maupun TPA. Jika tidak bisa lulus tepat waktu, mahasiswa diarahkan untuk mengikuti program dengan skema reguler Magister Kecerdasan Artifisial.
- Untuk mahasiswa yang melanjutkan program integrasi, mata kuliah Magister Kecerdasan Artifisial yang belum diambil dapat diselesaikan dalam waktu dua semester, sehingga mahasiswa dapat lulus S1 dan Magister Kecerdasan Artifisial dalam waktu 4 + 1 tahun.
- Magister → Doktor (PPMD)
- Percepatan dari S2 ke S3
- Durasi: ± 4 tahun
- Bisa ambil mata kuliah doktor sejak S2
Skema Penyatuan Program Magister-Doktor (PPMD) ini disediakan oleh prodi Doktor untuk mendukung percepatan waktu tempuh studi total pemelajar dari jenjang Magister hingga Doktor menjadi 8 semester. Hal ini dilakukan dengan cara pengambilan sebagian mata kuliah Doktor sewaktu menempuh program Magister sebanyak 6 hingga 18 sks, dengan memanfaatkan porsi mata kuliah wajib dan mata kuliah pilihan. Prodi Magister Kecerdasan Artifisial ITB bekerja sama dengan prodi Doktor Teknik Elektro dan Informatika untuk pelaksanaan PPMD serumpun. Semua persyaratan skema ini mengikuti rancangan dari prodi Doktor.
Profil Lulusan
Lulusan Magister Kecerdasan Artifisial dipersiapkan baik untuk menjadi profesional maupun akademisi unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global, serta berkontribusi nyata dalam pengembangan teknologi berbasis AI di berbagai sektor.
Akademik & Riset
Lulusan juga dapat berkarier sebagai:
- Dosen
- Peneliti AI
- Konsultan teknologi
Studi Lanjut
Tersedia peluang melanjutkan ke jenjang Doktor (PhD) di dalam maupun luar negeri, dengan fokus seperti:
- Machine Learning & Deep Learning
- Computer Vision & NLP
- Robotika & Sistem Otonom
- AI untuk keberlanjutan dan kebijakan publik
Informasi Beasiswa
Beasiswa IAIF + Init 6 Ventures
Program S2 AI – Magister Artificial Intelligence (Kecerdasan Artifisial) STEI ITB
Program Studi Magister Artificial Intelligence (Kecerdasan Artifisial), Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) Institut Teknologi Bandung (ITB), bekerja sama dengan IAIF dan Init 6 Ventures, membuka program beasiswa bagi calon mahasiswa S2 AI ITB.
Program beasiswa ini ditujukan untuk mendukung pengembangan talenta AI Indonesia yang memiliki minat kuat dalam riset, pengembangan solusi AI, maupun penerapan AI di industri.
Cakupan Beasiswa
Penerima beasiswa akan memperoleh:
- Beasiswa penuh biaya pendidikan (UKT) selama 3 semester untuk mahasiswa reguler.
- Beasiswa penuh biaya pendidikan (UKT) selama 2 semester untuk mahasiswa fast track ITB.
Selain dukungan biaya pendidikan, penerima beasiswa juga berkesempatan untuk:
- Berinteraksi dengan startup dan industri AI dalam ekosistem IAIF.
- Terlibat dalam kegiatan riset AI di lingkungan ITB.
- Berkontribusi dalam pengembangan solusi AI.
- Menghasilkan publikasi ilmiah dan/atau produk inovatif berbasis AI.
Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan riset AI di ITB juga berkesempatan memperoleh tambahan dukungan biaya hidup melalui honorarium kegiatan riset sesuai ketentuan yang berlaku pada masing-masing kegiatan riset.
Pemberi Beasiswa
Program beasiswa ini didukung oleh:
- IAIF
- Init 6 Ventures
Persyaratan Pendaftaran
- Memenuhi persyaratan akademik Program Magister Artificial Intelligence (Kecerdasan Artifisial) STEI ITB.
- Memiliki IPK S1 minimal 3.25.
- Memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang dibuktikan dengan salah satu skor berikut:
- TOEFL ITP minimal 500, atau
- TOEFL iBT minimal 80, atau
- IELTS minimal 6.0.
- Diutamakan memiliki pengalaman dalam:
- Publikasi ilmiah/penelitian di bidang Artificial Intelligence.
- Pengembangan solusi/proyek di bidang Artificial Intelligence.
- Bersedia mengikuti seluruh ketentuan program beasiswa.
Dokumen Pendaftaran
- Transkrip akademik.
- Curriculum Vitae (CV).
- Surat motivasi.
- Ide proposal penelitian.
- Portofolio publikasi, produk, atau solusi AI yang pernah dikembangkan, termasuk penjelasan kontribusi/peran dalam pengembangan produk atau riset tersebut.
- Dokumen kemampuan Bahasa Inggris.
Ketentuan proposal penelitian:
- Maksimum 2 halaman.
- Topik terkait Artificial Intelligence, baik berupa metode, algoritma, maupun penerapan AI di berbagai bidang.
- Dikirim dalam format PDF.
Mekanisme Pendaftaran
Pendaftaran beasiswa dilakukan melalui email ke:
Dengan subject email: [Beasiswa-IAIF-Init6Ventures-S2AI-STEI-ITB]
Pendaftaran beasiswa tidak mensyaratkan peserta telah terdaftar sebagai mahasiswa Program Magister Artificial Intelligence STEI ITB. Namun, penerima beasiswa wajib mengikuti dan memenuhi seluruh proses seleksi akademik Program Magister Artificial Intelligence (Kecerdasan Artifisial) STEI ITB sesuai ketentuan yang berlaku di ITB.
Jadwal Seleksi
| Tahapan | Tanggal |
|---|---|
| Pendaftaran Beasiswa | hingga 15 Juni 2026 |
| Seleksi Beasiswa | 16 – 23 Juni 2026 |
| Pengumuman Penerima Beasiswa | 24 Juni 2026 |
Kontak
Kontak Kami
Magister Kecerdasan Artifisial
Labtek VIII/Gedung Achmad Bakrie, Jl. II, Lebak Siliwangi, Coblong, Bandung City, West Java 40132
Admin Prodi: Sri Wahyuni, A.Md.
Phone/WA : +62-822-2999-6572
Parkir di ITBKendaraan yang bisa masuk ke dalam kampus ITB dibatasi hanya untuk milik pegawai dan tamu khusus.
Terdapat tiga tempat fasilitas parkir utama, yakni:
- Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) menjadi tempat parkir terluas untuk kendaraan roda empat dan roda dua. Akses masuk parkir ini bisa diraih dari Jalan Taman Sari atau Jalan Siliwangi.
- Parkir Timur (SR) menyediakan tempat terbatas bagi kendaraan roda empat dan roda dua. Parkir ini buka 24/7, kecuali pada hari-hari besar.
- Parkir Barat (Sipil) dikhususkan untuk pengguna kendaraan roda dua.