Enter your keyword

Kolaborasi STEI ITB dan UGM Kaji Persepsi Publik terhadap PLTS Atap melalui Pendekatan Gamifikasi

Kolaborasi STEI ITB dan UGM Kaji Persepsi Publik terhadap PLTS Atap melalui Pendekatan Gamifikasi

Kolaborasi STEI ITB dan UGM Kaji Persepsi Publik terhadap PLTS Atap melalui Pendekatan Gamifikasi

Bandung, stei.itb.ac.id – Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung memperkuat kolaborasi akademik dengan perguruan tinggi nasional melalui penyelenggaraan kegiatan Uji Coba Gamifikasi mengenai Public Perception dan Policy mengenai PV Rooftop Rumah Tangga bersama Universitas Gadjah Mada (UGM), Kamis (18/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat STEI ITB, Gedung Labtek VIII Lantai 2 ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memahami persepsi masyarakat terhadap pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap serta berbagai kebijakan yang mendukung pengembangannya di Indonesia.

Di tengah meningkatnya perhatian terhadap transisi energi dan pemanfaatan sumber energi terbarukan, penerimaan masyarakat menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan implementasi teknologi energi bersih. Berangkat dari kebutuhan tersebut, STEI ITB dan UGM mengembangkan pendekatan berbasis gamifikasi untuk mengeksplorasi bagaimana masyarakat memandang penggunaan PLTS Atap di sektor rumah tangga serta bagaimana respons mereka terhadap berbagai skenario kebijakan yang mungkin diterapkan.

Kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa STEI ITB sebagai partisipan dalam uji coba. Kegiatan diikuti oleh Dr. Kevin Marojahan Banjar Nahor, S.T., M.T. dan Dr. Eng. Rachmawati, S.T., M.Eng. dari Kelompok Keahlian Teknik Ketenagalistrikan. Bersama sejumlah mahasiswa yang berpartisipasi dalam pengujian metode tersebut.

Melalui simulasi interaktif yang dirancang menyerupai situasi nyata, peserta diajak untuk mengambil keputusan dalam berbagai kondisi yang berkaitan dengan adopsi PLTS Atap. Pendekatan ini memungkinkan peneliti memperoleh gambaran yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan masyarakat, mulai dari aspek ekonomi, lingkungan, hingga efektivitas kebijakan yang diterapkan pemerintah.

Pemanfaatan gamifikasi dalam penelitian kebijakan publik sendiri semakin banyak digunakan karena mampu meningkatkan keterlibatan peserta sekaligus menghasilkan data perilaku yang lebih kaya dibandingkan metode survei konvensional. Pendekatan ini membuka peluang baru dalam memahami proses pengambilan keputusan masyarakat terhadap isu-isu strategis, termasuk transisi menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Kolaborasi antara STEI ITB dan UGM ini mencerminkan komitmen kedua institusi dalam menghasilkan riset yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan teknologi, tetapi juga memperhatikan dimensi sosial dan kebijakan yang menyertainya. Dengan menggabungkan keahlian di bidang ketenagalistrikan, perilaku pengguna, dan analisis kebijakan, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi percepatan adopsi energi terbarukan di Indonesia serta mendukung tercapainya target pembangunan berkelanjutan di masa depan.