Enter your keyword

Electrical Engineering Days 2026, Tampilkan 34 Inovasi Tugas Akhir di Aula Timur ITB

Electrical Engineering Days 2026, Tampilkan 34 Inovasi Tugas Akhir di Aula Timur ITB

Electrical Engineering Days 2026, Tampilkan 34 Inovasi Tugas Akhir di Aula Timur ITB

Bandung, stei.itb.ac.id – Program Studi Teknik Elektro, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung (STEI ITB), menyelenggarakan Electrical Engineering Days 2026 atau EE Days 2026 pada 23–25 Juni 2026 di Aula Timur ITB, Kampus Ganesha. Kegiatan tahunan ini menjadi ruang pamer karya tugas akhir mahasiswa tingkat akhir Program Studi Teknik Elektro sekaligus wadah apresiasi atas proses akademik, rekayasa, dan inovasi yang telah mereka kembangkan selama masa studi.

Pada penyelenggaraan tahun ini, sebanyak 34 produk tugas akhir dipamerkan kepada sivitas akademika, alumni, mitra industri, serta pengunjung yang hadir. Berbagai karya yang ditampilkan menunjukkan luasnya cakupan keilmuan Teknik Elektro, mulai dari kecerdasan buatan, sistem tertanam, teknologi kesehatan, robotika, sistem kendali, instrumentasi, hingga solusi berbasis Internet of Things.

Suasana pameran berlangsung meriah. Setiap kelompok mahasiswa tidak hanya menampilkan prototipe dan poster karya, tetapi juga menjelaskan latar belakang masalah, proses perancangan, hingga potensi penerapan produk mereka di masyarakat maupun industri. Kehadiran beragam inovasi tersebut memperlihatkan bahwa tugas akhir bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan juga titik awal lahirnya solusi teknologi yang relevan dengan kebutuhan nyata.

 

Salah satu karya yang menarik perhatian adalah SignWave, sistem komunikasi dua arah berbasis kecerdasan buatan yang dikembangkan untuk mendukung aksesibilitas pendidikan inklusif bagi siswa Tuli/Bisu. Sistem ini mampu menerjemahkan suara pengajar menjadi teks secara real-time melalui teknologi Speech-to-Text, serta mengubah bahasa isyarat siswa menjadi suara melalui Sign-to-Speech. Dengan pemrosesan lokal pada perangkat embedded, SignWave dirancang untuk bekerja dengan latensi rendah tanpa bergantung pada koneksi internet cepat, sehingga komunikasi di ruang kelas dapat berlangsung lebih interaktif dan natural.

Inovasi tersebut mengantarkan SignWave meraih penghargaan dalam kategori Best Engineering Marketing. Karya ini menjadi contoh bagaimana rekayasa teknologi dapat diarahkan untuk menjawab persoalan sosial yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, khususnya dalam memperluas akses pendidikan yang lebih inklusif.

Selain itu, karya AngioSim juga menjadi salah satu produk unggulan dalam EE Days 2026. AngioSim merupakan wahana pelatihan angioplasti atau Percutaneous Coronary Intervention (PCI) yang dirancang realistis dan terjangkau bagi dokter residen maupun spesialis jantung. Sistem ini menirukan anatomi jantung dan arteri koroner manusia melalui model arteri transparan dengan variasi penyempitan, umpan balik resistansi taktil, simulasi cardiac motion, aliran darah berkelanjutan, serta visualisasi fluoroskopi digital yang menyerupai layar Cath Lab.

Melalui pendekatan tersebut, AngioSim menawarkan sarana pembelajaran prosedur medis yang lebih aman, presisi, dan dapat dikembangkan untuk mendukung pelatihan tenaga kesehatan. Karya ini meraih penghargaan Best Engineering Research, sebagai bentuk apresiasi terhadap kedalaman riset dan kekuatan rancangan teknis yang dihadirkan mahasiswa.

Produk lain yang turut mencuri perhatian adalah UDIN-ROV (Underwater Documentation and Inspection Navigator–Remotely Operated Vehicle), wahana bawah air yang dirancang untuk mendukung survei dan dokumentasi visual situs arkeologi bawah air secara aman, stabil dan efisien. Dengan sistem komunikasi fiber optik berlatensi rendah, kamera navigasi, kamera aksi beresolusi tinggi, serta desain pendorong yang presisi, UDIN-ROV berhasil meraih penghargaan Best Engineering Design. Karya ini menunjukkan bagaimana rancangan teknologi dapat berkontribusi pada pelestarian sejarah maritim dan eksplorasi bawah air.

Dalam wawancara singkat, salah seorang mahasiswa tingkat akhir menyampaikan harapannya agar EE Days dapat menjadi awal dari perkembangan inovasi di bidang engineering. Menurutnya, kegiatan ini memberi ruang bagi mahasiswa untuk melihat bahwa karya tugas akhir memiliki peluang untuk terus dikembangkan, tidak berhenti hanya sebagai syarat kelulusan.

Dosen STEI ITB, Ir. Mervin Tangguar Hutabarat, MSc., PhD., juga menyampaikan harapannya agar pelaksanaan EE Days 2026 dapat menjadi pengalaman pembelajaran yang penting bagi mahasiswa sebelum memasuki dunia profesional. Ia berharap para mahasiswa tidak hanya mampu menghasilkan produk teknologi, tetapi juga semakin matang dalam menguasai kemampuan pemecahan masalah atau problem solving setelah lulus.

Melalui EE Days 2026, Program Studi Teknik Elektro STEI ITB menegaskan komitmennya dalam mendorong mahasiswa untuk mengembangkan karya yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki nilai guna dan potensi dampak bagi masyarakat. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa inovasi terbaik sering kali lahir dari keberanian untuk memahami masalah secara serius, lalu merancang solusinya dengan tekun.