Mahasiswa Teknik Tenaga Listrik STEI ITB Dalami Sistem Proteksi di GITET New Ujung Berung
Bandung, stei.itb.ac.id – Program Studi Teknik Tenaga Listrik, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) ITB menyelenggarakan kunjungan industri ke Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) New Ujung Berung dan GITET New Rancakasumba pada Rabu (29/4). Kegiatan ini diikuti oleh 59 mahasiswa mata kuliah EP3006 Proteksi Sistem Tenaga, enam mahasiswa tugas akhir, serta didampingi oleh dua dosen pembimbing, Dr. Bryan Denov, S.T., M.T. dan Dr. Ir. Kevin Marojahan Banjar Nahor, S.T., M.T.
Kunjungan yang berlangsung sejak pukul 08.15 hingga 15.30 WIB ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami implementasi sistem proteksi pada jaringan transmisi tegangan ekstra tinggi (500 kV) dan tegangan tinggi (150 kV). Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengaitkan konsep teoretis yang diperoleh di perkuliahan dengan praktik nyata di lapangan, sekaligus mendukung penyelesaian Tugas Besar mata kuliah Proteksi Sistem Tenaga.

GITET New Ujung Berung dipilih sebagai lokasi utama karena merupakan salah satu gardu induk strategis di Jawa Barat yang dilengkapi dengan sistem proteksi modern dan komprehensif. Selain itu, aksesibilitas lokasi yang relatif dekat dari kampus ITB serta hubungan kerja sama yang baik dengan PT PLN (Persero) menjadi faktor pendukung terselenggaranya kegiatan ini.
Selama kunjungan, mahasiswa mengikuti rangkaian kegiatan yang mencakup safety induction, observasi langsung di area switchyard selama kurang lebih empat jam, kunjungan ke control room, serta sesi diskusi interaktif bersama pihak PT PLN (Persero). Kegiatan ini turut melibatkan Manajer ULTG Bandung Timur dan staf teknis GITET New Ujung Berung sebagai narasumber dan pemandu lapangan.


Melalui observasi tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman praktis mengenai berbagai aspek sistem tenaga listrik, antara lain proteksi terhadap sambaran petir, sistem grounding, relay proteksi arus lebih, hingga pengoperasian sistem SCADA. Selain itu, mahasiswa juga diberikan penugasan khusus terkait perhitungan koordinasi isolasi pada gardu induk serta analisis proteksi terhadap gangguan pada sistem transmisi dan distribusi.


Kunjungan industri ini menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran, khususnya dalam menjembatani kesenjangan antara teori akademis dan praktik teknis di dunia industri. Di samping itu, kegiatan ini juga memperluas wawasan mahasiswa terkait standar keselamatan kerja serta membuka perspektif mengenai peluang karier di sektor ketenagalistrikan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, STEI ITB terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pengalaman pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri, sekaligus mempersiapkan lulusan yang siap berkontribusi dalam pengembangan sistem tenaga listrik nasional.
