{"id":21377,"date":"2024-03-05T15:50:14","date_gmt":"2024-03-05T08:50:14","guid":{"rendered":"https:\/\/stei.itb.ac.id\/redesign\/?p=21377"},"modified":"2024-03-05T15:50:14","modified_gmt":"2024-03-05T08:50:14","slug":"workshop-programmable-network-testbed-dengan-kapasitas-100-gbps-di-lab-telematika-stei-itb","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/stei.itb.ac.id\/redesign\/en\/workshop-programmable-network-testbed-dengan-kapasitas-100-gbps-di-lab-telematika-stei-itb\/","title":{"rendered":"Workshop Programmable Network Testbed dengan kapasitas 100 Gbps Di Lab Telematika STEI ITB"},"content":{"rendered":"
Pada saat ini STEI ITB bekerjasama dengan KEIO University sedang membangun testbed programmable network<\/em> dengan kapasitas link<\/em> maksimal 100 Gbps yang digunakan untuk mengembangkan beragam teknologi telekomunikasi, jaringan komputer, dan layanan internet.<\/p>\n Ditengah proses pembangunan testbed<\/em> ini, pada tanggal 15 sampai dengan tanggal 17 Februari 2024, STEI ITB menerima empat orang mahasiswa dari KEIO University Jepang sebagai peserta Workshop 100G Programmable Network Testbed<\/strong>. Para mahasiswa dari KEIO University tersebut berkesempatan menjadi pihak luar pertama yang mencoba menggunakan testbed<\/em> yang dibangun di Lab Telematika STEI ITB ini. Selama tiga hari, para peserta yang terdiri dari: Daiya Yuyama, Yuta Ito, Jumpei Funayama, Yuhei Umezawa belajar beragam hal dengan dipandu oleh tim dari Lab Telematika STEI ITB, yaitu Dr. Eueung Mulyana<\/a>, Galih Nugraha Nurkahfi, Muhammad Hilmi Fawwaz, Ihsan Saddan Rivaldi, Ega Helmi Mubarok, dan Patricia Adventia Pratama.<\/p>\n Ada beberapa materi yang disampaikan selama .<\/em> berlangsung. Di hari pertama, para peserta belajar mengenai konsep dasar testbed<\/em> dan cara untuk mengakses testbed<\/em> serta konsep dasar border gateway protocol<\/em> (BGP). Pada hari kedua, para peserta belajar untuk mengimplementasikan jaringan antar ISP dengan memanfaatkan BGP, serta studi kasus berupa proyek kecil untuk mengimplementasikan Topologi Spine and Leaf<\/em>. Selain itu ada juga .<\/em> tentang penelitian vehicular communication<\/em>. Pada hari terakhir, para peserta wajib mempresentasikan hasil pembelajaran yang dilakukan pada dua hari sebelumnya.<\/p>\n Menurut Dr. Ahmad Husni Thamrim, Dosen KEIO University, turut mendampingi mahasiswa KEIO University dalam workshop ini. Testbed<\/em> seperti ini masih sangat jarang di institusi pendidikan, oleh karena itu fasilitas ini memiliki peran strategis untuk bisa dimanfaatkan untuk riset secara bersama-sama dengan lembaga riset maupun perguruan tinggi lain. Sampai saat ini, proses pembangunan testbed<\/em> masih terus berlangsung.<\/p>\n
<\/a><\/p>\n
<\/a><\/p>\n
<\/a><\/p>\n