Prof. Suhono: Smart City Tak Melulu soal Teknologi

Jakarta – Anggapan smart cityalias kota cerdas selalu identik dengan teknologi ternyata tak tepat, karena banyak aspek lain yang juga penting dalam menilai tingkat ‘kecerdasan’ sebuah kota.

Hal ini diutarakan oleh Guru Besar ITB Prof Suhono Harso Supangkat dalam keterangan yang diterima detikINET. Menurutnya, aspek budaya mengenali persoalan dasar kota menjadi sangat penting.

Tata kelola cerdas juga penting termasuk penegakan hukum bagi yang melanggar seperti parkir, pedagang kaki lima hingga pembuangan sampah. Untuk itulah, dalam gelaran Rating Kota Cerdas Indonesia 2019 yang bakal digelar dari Juli sampai November 2019 mendatang, aspek-aspek tersebut akan dijadikan bahan penilaian.

Suhono menjelaskan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui progres pengembangan kota di Indonesia terkait dengan peningkatan kualitas hidup kota melalui upaya solusi cerdas. Termasuk pengukuran aspek solusi cerdas secara sosial, ekonomi dan lingkungan sesuai prinsip pembangunan berkelanjutan menjadi bagian utama penelitian pengukuran.

“Aspek pengungkit atau pemungkin seperti Sumber daya manusia, tata kelola dan infrastruktur menjadi bagian dasar dari kerangka kerja pengukuran. Kali ini data akan menjadi konsiderasi untuk mendapatkan “real time” pengelolaan Smart City yg lebih baik, atau istilahnya Data Driven Smart City,” jelasnya.

Rektor ITB  Prof. Kadarsah Suryadi dan Guru Besar ITB Prof Suhono Harso Supangkat menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk melaporkan kegiatan Rating Kota Cerdas Indonesia ke-3 2019
Rektor ITB Prof. Kadarsah Suryadi dan Guru Besar ITB Prof Suhono Harso Supangkat menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk melaporkan kegiatan Rating Kota Cerdas Indonesia ke-3 2019 Foto: Istimewa

“Rencananya nanti acara kick off di Istana Wakil Presiden pada minggu ke-2 Juli. Sementara acara puncak akan diselenggarakan di Kota Bandung, kolaborasi ITB dan Pemkot Kota Bandung pada Medio November 2019,” tutupnya.

Acara puncak gelaran ini akan diselenggarakan bersamaan dengan Smart Cities Week yang mengusung Inovasi dan Transformasi Smart X, meliputi Kota, desa hingga propinsi dan nasional.

Ada juga pameran inovasi Internet of Things (IoT), AI, Big Data, dan terkait pendukung smart City. Kompetisi inovasi untuk mendukung transformasi menuju smart X diadakan dengan target peserta organisasi pemerintah daerah maupun start up.

 

Via https://inet.detik.com/cyberlife/d-4591601/smart-city-tak-melulu-soal-teknologi

Berita Terkait