Tim STEI ITB Meraih Gelar dalam GIX Innovation Competition 2018

Tim dari STEI ITB, diwakili oleh Annisa Riyani ((Magister Teknik Elektro – Biomedis)), Masyithah Nur Aulia (Magister Informatika) dan Dody Qori Utama (Doktor Teknik Elektro dan Informatika, konsentrasi Biomedis) berhasil meraih juara ketiga pada GIX Innovation Competition 2018. Tim tersebut berada di bawah bimbingan Dr. dr. Yoke Saadia Irawan, MT., selaku dosen Program Studi Biomedis di STEI ITB.

Global Innovation Exchange (GIX) Innovation Competition 2018 adalah kompetisi inovasi di bidang teknologi tahunan yang diselenggarakan oleh Tsinghua University dan University of Washington. Kompetisi ini dimulai dari tahun 2016 dan saat ini sudah memasuki tahun ketiganya. Pada tahun ini, final kompetisi diselenggarakan di Beijing, China, pada 26 Agustus 2018. Sebanyak 20 finalis berhasil disaring dari ratusan tim melalui serangkaian proses seleksi online. Tim Indonesia yang diwakili oleh mahasiswa STEI ITB berhasil menjadi salah satu finalis yang berangkat ke Beijing untuk melakukan presentasi tatap muka di hadapan juri.

Untuk bisa sampai ke babak final, tim ini harus melewati serangkaian proses seleksi online. Tahap pertama adalah seleksi online berupa pengirimandeksripsi produk yang akan dilombakan. Selanjutnya, tim yang berhasil lolos pada tahap pertama akan diundang untuk melakukan sesi presentasi online di hadapan dewan juri. Tim yang lolos pada tahap kedua akan diundang ke babak final untuk melakukan presentasi langsung di hadapan juri sekaligus memamerkan karyanya di pameran yang telah disediakan oleh penyelenggara.

Karya yang dibawa oleh tim dari STEI ITB adalah alat pendeteksi kondisi driver menggunakan sensor otak. Alat ini akan menangkap sinyal otak dari driver ketika berkendara kemudian menentukan apakah driver siap untuk berkendara untuk menghindari kecelakaan lalu lintas akibat human error. Karya ini mendapat apresiasi baik dari kalangan juri maupun kalangan profesional dari lintas bidang yang turut hadir pada acara tersebut. Diantaranya bahkan menawarkan kolaborasi untuk pengembangan alat dan mengundang tim untuk hadir pada event inovasi internasional lainnya. Lewat kompetisi ini, diharapkan tercipta inovasi-inovasi yang dapat menebarkan manfaat untuk dunia.

Berita Terkait