Sinergi Akademisi dan Praktisi Ketenagalistrikan di SENKA 2015

Kelompok Keahlian Teknik Ketenagalistrikan, Sekolah Teknik Elektro  dan Informatika (STEI)  ITB menggelar Seminar Nasional Ketenagalistrikan dan Aplikasinya (SENKA) 2015 pada tanggal 19 – 20 Agustus 2015 di Hotel Aston Primera Pasteur, Bandung.  Pada penyelenggaraan kali ini, STEI ITB bekerja sama dengan Persatuan Insinyur Indonesia (PII), IEEE, dan beberapa universitas yang berada di Kota Bandung seperti Politeknik Negeri Bandung (POLBAN), Universitas Jenderal Ahmad Yani (UNJANI), STT Mandala, Institut Teknologi Nasional (ITENAS), Universitas Siliwangi, dan Universitas Telkom.  SENKA 2015 dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Sumber Daya STEI Dr. Ir. Nana Rachmana Syambas, M.Eng. Event tahun ini merupakan penyelenggaraan pertama dari event rutin 2 tahunan yang direncanakan bergantian dengan penyelenggaraan IEEE Conference on Power Engineering and Renewable Energy (ICPERE).

Menurut ketua penyelenggara SENKA 2015, Dr. Ir. Pekik Argo Dahono, SENKA 2015 diadakan untuk memberikan ruang diskusi dan berbagi keilmuan bagi praktisi dan akademisi di bidang ketenagalistrikan dan aplikasinya pada skala nasional dan berbahasa Indonesia. Mengingat, masih sangat jarang diadakan seminar nasional berbahasa Indonesia di bidang ketenagalistrikan. Tercatat perwakilan dari 12 universitas berpartisipasi di SENKA 2015, diantaranya Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Nasional (ITENAS), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Politeknik Negeri Bandung (POLBAN), Univeritas Udayana (UNUD),  Universitas Dehasen Bengkulu, Universitas Jendral Achmad Yani (UNJANI), Universitas Lampung, Universitas Negeri Makasar (UNM), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Padjadjaran (UNPAD), dan Universitas Sultan Agung Tirtayasa (UNTIRTA). senka2015_angklungTidak hanya dari akademisi universitas, praktisi industri ketenagalistrikan juga berpartisipasi memaparkan perkembangan teknologi terbaru pada SENKA 2015 ini, diantaranya Kementrian ESDM, PLN Research Institute, PT Antam, PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero) P3B Sumatera, UPT Banda Aceh, PT PLN Persero, PT. Indonesia Power, PT. PHE ONWJ, PT. PJB UP CIRATA, dan PT. Asia Pasific Tbk. Kombinasi peserta dari akademis dan industri yang cukup seimbang pada penyelenggaraan pertama ini mengindikasikan SENKA 2015 berpotensi menjadi ajang diskusi bidang ketenagalistikan yang menarik di masa mendatang.

SENKA 2015 merupakan seminar nasional yang didesain berisi porsi  pembicara tamu maupun  presentasi makalah yang seimbang. Dalam dua hari penyelenggaraan sesi pagi hingga makan siang selalu menyajikan presentasi-presentasi para pakar pada sesi pembicara tamu baru dilanjutkan dengan presentasi para pemakalah yang mengirimkan makalahnya ke SENKA 2015 di dua ruang paralel.  Terdapat 6 pembicara tamu selama dua hari penyelenggaraan SENKA 2015 diantaranya Dr. Rejeki Simanjorang dari Rolls Royce Singapura, Ahmad Husnan dari PT. LEN Industri, Ir. E. Haryadi dari PT. PLN P3B Jawa Bali, Dr. Andhika Prastawa dari BPPT, Dr. Ferry Viawan dari Jacobs Consulting, Australia, dan Dr. Muhammad Aziz dari Tokyo Institute of Technology, Jepang. Total 40 makalah dipresentasikan pada SENKA 2015 selama 2 hari penyelenggaraan.

SENKA 2015 dirasa cukup sukses diselenggarakan, banyak sekali informasi dan persahabatan yang muncul selama acara berlangsung. Tingginya partisipasi para praktisi industri ketenagalistrikan menunjukkan bahwa event semacam ini memang diperlukan bagi kalangan luas tidak hanya terbatas pada akademisi saja. Namun di sisi lain, banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan untuk mendorong tingkat partisipasi yang lebih aktif lagi. SENKA dicita-citakan menjadi konferensi rutin nasional yang bergengsi.

Berita Terkait