Presentasi Mahasiswa Prodi IF dan STI di kantor Walikota

Pada sore hari 26 Mei 2014 , Kantor Walikota Bandung di Jalan Wastukencana kedatangan sejumlah mahasiswa dan dosen dari STEI ITB. Mereka adalah Aldy Wirawan, Dikra Prasetya Fathan, Setyo Legowo, Habibie Faried, Taufik, Ikhsan, Reno Rasyad, David Nugraha, dari Program Studi Teknik Informatika STEI ITB, serta Fady dari Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi ITB. Kedatangan mereka didampingi oleh Dr. Ayu Purwarianti dan Dr. Wikan Danar Sunindyo dari Program Studi Teknik Informatika STEI ITB.

Adapun maksud dari kedatangan para mahasiswa tersebut adalah untuk mempresentasikan sejumlah produk aplikasi yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan Kota Bandung. Hal ini merupakan bagian dari tugas kuliah Sistem Informasi dan Pembangunan Perangkat Lunak yang telah dilaksanakan sepanjang semester II tahun akademik 2013/2014.

Adapun aplikasi yang dipresentasikan dan didemonstrasikan adalah Sistem Informasi Taman, Sistem Informasi Eksekutif Kepegawaian, Tanya Jawab Bandung, dan Sistem Informasi Eksekutif Aset Daerah. Sistem Informasi Taman bermanfaat untuk melakukan pengelolaan informasi dan pemanfaatan taman-taman di Kota Bandung yang saat ini sudah bersifat tematik dan tersebar di seluruh penjuru Bandung. SIXPEG atau Sistem Informasi Eksekutif Kepegawaian bermanfaat untuk mengelola informasi kepegawaian dan memberikan dukungan kepada Walikota dan Kepala SKPD untuk bisa mengakses informasi kepegawaian secara cepat. Tanya Jawab Bandung merupakan fasilitas yang berguna sebagai ajang tanya jawab yang melibatkan masyarakat dan dinas-dinas di Kota Bandung mengenai hal-hal yang berkaitan dengan informasi Kota Bandung yang bisa juga dimanfaatkan sebagai informasi untuk wisatawan yang berkunjung ke Bandung, misal mengenai kuliner, tempat-tempat berbelanja, objek-objek wisata, event-event yang tengah berlangsung, dan lain-lain. Adapun Sistem Informasi Eksekutif Aset Daerah bermanfaat untuk melakukan pengelolaan data aset Kota Bandung yang saat ini tersebar di mana-mana yang membutuhkan penanganan secara lebih intensif dan terorganisir.

Selain presentasi tugas kuliah, juga dipaparkan mengenai hasil Workshop Open Data for Development yang telah diadakan oleh Kelompok Keilmuan Rekayasa Perangkat Lunak dan Data (KK RPLD)  pada tanggal 20 Mei 2014. Diharapkan bahwa pemerintah Kota Bandung juga bisa memanfaatkan event dan kesempatan yang ada serta berpartisipasi dalam gerakan Open Data dan mendukung ketersediaan data kepada publik.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Bandung, Bapak Ir. M. Ridwan Kamil, MUD menyambut dengan gembira produk-produk aplikasi yang telah dihasilkan oleh mahasiswa-mahasiswa tersebut dan memerintahkan kepada dinas-dinas terkait untuk dapat segera menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut dalam aktivitas harian kedinasan di Kota Bandung. Ke depannya, pemerintah Kota Bandung akan membutuhkan paling tidak 120 aplikasi perangkat lunak untuk mendukung aktivitas dari 30 SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang ada di Kota Bandung. Aplikasi-aplikasi itu nantinya akan dimanfaatkan sebagai pengisi executive dashboard di operation room yang saat ini tengah dibangun dan diharapkan selesai pada akhir tahun. Terkait dengan inisiatif open data, Bapak Walikota juga mendukung penyediaan data  seperti APBD dan hibah bansos untuk dapat diakses oleh publik.

Oleh: Staf Dosen STEI ITB (Dr. Wikan Danar Sunindyo)

Berita Terkait