{"id":3283,"date":"2013-12-10T10:27:44","date_gmt":"2013-12-10T03:27:44","guid":{"rendered":"http:\/\/stei.itb.ac.id\/?p=3283"},"modified":"2016-02-10T09:17:31","modified_gmt":"2016-02-10T02:17:31","slug":"mahasisa-itb-meraih-juara-1-international-micro-robot-maze-contest-jepang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/stei.itb.ac.id\/en\/mahasisa-itb-meraih-juara-1-international-micro-robot-maze-contest-jepang\/","title":{"rendered":"ITB Juara 1:International Micro Robot Maze Contest di Jepang"},"content":{"rendered":"

Ukurannya memang mungil tapi robot buatan mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) ini meraih juara pertama pada event International Micro Robot Maze Contest 2013 di Jepang<\/p>\n

Robot yang dinamakan Ayam Bot ini memang tidak semewah Asimo. Tidak punya kepala, badan, tangan, dan mata. Tetapi memiliki dua kaki yang disebut pedal.<\/p>\n

Hanya saja, pedal ini mampu membawa si Ayam menjadi juara pertama di kontes internasional pada awal November lalu. Alasannya, dia mampu berjalan cepat dan seimbang di atas lintasan sepanjang, 16.42 inci atau 42 sentimeter.<\/p>\n

\u201cAyam Bot ini berjalan di atas lintasan, selama 41 detik. Tercepat di antara 310 robot lainnya yang ikut International Micro Robot Maze Contest,\u201d kata Ahmad Fariz (21), salah satu penciptanya, disela-sela pameran \u201cSTEI Innovation Day 2013\u2033 di Aula Barat Kampus ITB, Kamis (28\/11\/2013).<\/p>\n

Abelio Juniar dari Teknik Elektro ITB, Pujianto Wira dari Teknik Elektro ITB, dan Faiz Febrianto dari Teknik Mesin ITB berhasil membuat Ayam Bot selama dua bulan. Dalam produk robotnya timnya tidak terlalu mempedulikan bentuknya, tetapi sederhana.<\/p>\n

\u201cKami hanya ingin membuatnya sesederhana mungkin, tetapi bisa bergerak secepat mungkin,\u201d katanya.<\/p>\n

Saking sederhananya, keempat pemuda yang tergabung dalam Fraganus Tim ini, mengaku tak mengeluarkan banyak uang untuk membuat si Ayam. Modal untuk membuat robot micro ini hanya 450 ribu rupiah.<\/p>\n

\u201cSemua barangnya bisa dibeli di sini, kami juga membuat penggeraknya dari servo motor yang bisa dibeli di toko remote control,\u201d katanya.<\/p>\n

Bukan hanya Ayam Bot, Fariz cs juga membawa si juara dua, Goro Bot. Bentuk Goro pun tidak berbeda jauh dengan si Ayam. Tetapi, bisa dikatakan dia lebih tampan dari si Ayam karena memiliki wajah dari tempelan kertas. Hanya saja menurut Faris, jalannya lebih lambat.<\/p>\n

Menurut Fariz, nama Ayam diberikan kepada robot micro-nya, karena gerakan si robot mirip dengan ayam. Berkaki dua, tetapi mampu bergerak gesit.<\/p>\n

Selain si ayam juara, ada 31 karya mahasiswa STEI ITB lain yang turut hadir dalam pameran sehari ini. Di antaranya, alat pengukur kesehatan untuk perokok dan beberapa game edukasi. Hebatnya, karya-karya tersebut telah meraih penghargaan dalam kejuaraan di tingkat nasional maupun internasional.<\/p>\n

sumber: kabarkampus.com<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"

Ukurannya memang mungil tapi robot buatan mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) ini meraih juara pertama pada event International Micro Robot Maze Contest 2013 di Jepang Robot yang dinamakan Ayam Bot […]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3347,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[270,246,239],"tags":[],"class_list":["post-3283","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-mahasiswa","category-prestasi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/stei.itb.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3283","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/stei.itb.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/stei.itb.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stei.itb.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stei.itb.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3283"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/stei.itb.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3283\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stei.itb.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3347"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/stei.itb.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3283"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/stei.itb.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3283"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/stei.itb.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3283"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}