{"id":2242,"date":"2012-07-09T08:29:21","date_gmt":"2012-07-09T08:29:21","guid":{"rendered":"http:\/\/stei.itb.ac.id\/stei\/?p=2242"},"modified":"2012-07-09T08:41:16","modified_gmt":"2012-07-09T08:41:16","slug":"mahasiswa-itb-dulang-penghargaan-di-ajang-shell-eco-marathon-asia-2012","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/stei.itb.ac.id\/en\/mahasiswa-itb-dulang-penghargaan-di-ajang-shell-eco-marathon-asia-2012\/","title":{"rendered":"Mahasiswa ITB Dulang Penghargaan di Ajang Shell Eco-Marathon Asia 2012"},"content":{"rendered":"<p>Berita baik datang dari arena sirkuit  internasional Sepang, Kuala Lumpur, Malaysia. Mahasiswa ITB dalam tiga  tim yang berbeda berhasil meraih penghargaan dalam kelompok Urban  Concept pada kompetisi tahunan Shell Eco-Marathon (SEM) Asia 2012 yang  diadakan pada Rabu hingga Sabtu (04-07\/07\/12). Mereka adalah tim Cikal  Cakrasvarna yang berhasil meraih juara pertama pada kelas bahan bakar  bensin, tim Cikal Cakrawala sebagai <em>runner-up<\/em> untuk kelas bahan bakar baterai litium, dan tim Cikal Diesel sebagai <em>runner-up<\/em> untuk kelas bahan bakar diesel alternatif. Selain itu, tim Rakata juga  berhasil mendapatkan posisi ketiga dalam kelompok Prototype dengan bahan  bakar etanol.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/www.itb.ac.id\/files\/88\/20120709\/tn_1341810152.jpg\" alt=\"\" width=\"150\" height=\"104\" \/>Tim  Cikal Cakrasvarna berhasil meraih juara pertama dalam kelompok Urban  Concept dengan jarak tempuh terjauh 196,3 km untuk setiap liter bensin,  mengalahkan 16 kelompok lainnya. Mobil Cakrasvarna milik mereka berhasil  mempertahankan prestasi serupa yang diraih tahun lalu oleh Tim Cikal  Nusantara pada ajang yang sama. Pada waktu itu, jarak yang berhasil  ditempuh adalah 116,7 km untuk setiap liter bensin. Tim Rakata yang juga  telah bertanding tahun lalu berhasil melampaui jarak tempuh mereka dari  244 km\/L menjadi 291 km\/L tahun ini dalam kelompok Prototype dengan  bahan bakar etanol murni.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/www.itb.ac.id\/files\/88\/20120709\/tn_1341810016.jpg\" alt=\"\" width=\"150\" height=\"98\" \/>Untuk  tahun 2012 ini, mahasiswa ITB mulai merambah jenis bahan bakar baterai  litium dan diesel alternatif dalam kelompok Urban Concept. Urban Concept  adalah kelompok desain kendaraan konvensional roda empat yang hemat  bahan bakar sesuai kebutuhan pengemudi saat ini. Tidak main-main, tim  Cikal Cakrawala langsung meraih juara kedua dengan jarak tempuh 74,9 km  untuk setiap kWh dari baterai litium yang mereka gunakan. Sedangkan tim  Cikal Diesel, berhasil menjadi <em>runner-up<\/em> setelah berhasil  menempuh 149 km untuk setiap liter bahan bakar diesel alternatif yang  mereka gunakan. Bahan bakar alternatif yang dimaksud adalah FAME (<em>fatty acid methyl esther<\/em>, ester metil asam lemak), yang dirancang untuk digunakan pada mesin diesel.<\/p>\n<p><strong>Shell Eco-Marathon 2012 Lebih Baik<\/strong><\/p>\n<p>Shell  Eco-Marathon merupakan kompetisi yang telah diadakan sejak tahun 1985  di Eropa. Mulai tahun 2010, SEM diadakan di Asia setiap tahun dengan  lokasi sirkuit internasional Sepang, Kuala Lumpur, Malaysia. Dalam  kompetisi ini, dilombakan berbagai macam mobil rancangan mahasiswa dan  pelajar dengan berbagai jenis bahan bakar untuk menempuh jarak terjauh  dengan jumlah bahan bakar tertentu. Bahan bakar yang digunakan antara  lain baterai litium, diesel, etanol, FAME, bensin, GTL (<em>gas-to-liquid<\/em>), hidrogen, dan energi surya.<\/p>\n<p>Dengan  adanya kompetisi ini, diharapkan pelajar dan mahasiswa dapat menjadi  bagian dari solusi untuk mengatasi isu-isu lingkungan yang berhubungan  dengan penggunaan bahan bakar kendaraan. &#8220;Ajang ini bukan hanya  kompetisi, tetapi mewujudkan ide-ide menjadi kenyataan. Kami harap  mahasiswa menjadi bersemangat mencari solusi mobilitas yang kreatif dan  cerdas untuk menghadapi persoalan energi yang kita hadapi saat ini,&#8221;  kata General Manager Shell Eco-Marathon Asia Mavis Kuek sebagaimana  dilansir <a href=\"http:\/\/edukasi.kompas.com\/read\/2012\/07\/06\/11152331\/Hemat.Energi.Mahasiswa.Didesak.Beri.Solusi\">Kompas<\/a>.<\/p>\n<p>Secara  umum, para peserta SEM Asia tahun ini lebih siap. Buktinya, dari 119  tim yang berasal dari 18 negara, 109 berhasil lolos inspeksi teknis.  &#8220;Saya senang melihat kualitas desain yang lebih baik tahun ini, tim-tim  yang bertanding sudah jauh lebih mengerti tentang bagaimana caranya  lolos inspeksi teknis mereka,&#8221; ujar Direktur Teknis SEM Asia Chin Mun  Hau dalam <a href=\"http:\/\/www.shell.com\/home\/content\/ecomarathon\/events\/asia\/highlights\/day_four\/wrap_up\/\">situs resmi SEM<\/a>,  &#8220;Namun lebih dari itu, saya ingin mendorong semangat kebaikan dan  kolaborasi yang telah saya lihat (dalam kompetisi ini&#8211;red). Para  peserta dapat saling belajar dan sangat menyenangkan melihat mereka  melakukannya.&#8221;<\/p>\n<p>Prestasi mahasiswa ITB dalam ajang internasional  seperti Shell Eco-Marathon Asia 2012 merupakan buah dari sinergi dan  kerja keras mahasiswa berkemauan tinggi dari berbagai program studi,  seperti <strong>Teknik Tenaga Listrik, Teknik Elektro<\/strong>, Teknik Mesin, Teknik  Material, Aeronotika dan Astronotika, juga Teknik Industri dan Desain  Produk. Harapannya, prestasi ini akan terus dipertahankan dan  dikembangkan, hingga nantinya dapat mengantarkan Indonesia memperoleh  juara umum yang saat ini dipegang oleh tim Luk Jao Mae Khlong Prapa dari  Dhurakij Pundit University, Thailand, yang berhasil menempuh 2903 km\/L.<\/p>\n<p>sumber: itb.ac.id<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berita baik datang dari arena sirkuit internasional Sepang, Kuala Lumpur, Malaysia. Mahasiswa ITB dalam tiga tim yang berbeda berhasil meraih penghargaan dalam kelompok Urban Concept pada kompetisi tahunan Shell Eco-Marathon [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[15],"tags":[],"class_list":["post-2242","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-education-2"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/stei.itb.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2242","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/stei.itb.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/stei.itb.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stei.itb.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stei.itb.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2242"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/stei.itb.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2242\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/stei.itb.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2242"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/stei.itb.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2242"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/stei.itb.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2242"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}