{"id":25251,"date":"2025-07-09T20:30:28","date_gmt":"2025-07-09T13:30:28","guid":{"rendered":"https:\/\/stei.itb.ac.id\/?page_id=25251"},"modified":"2025-07-09T20:42:37","modified_gmt":"2025-07-09T13:42:37","slug":"sarjana-teknik-telekomunikasi","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/stei.itb.ac.id\/en\/semarak2025\/sarjana-teknik-telekomunikasi\/","title":{"rendered":"Undergraduate Program in Telecommunication Engineering"},"content":{"rendered":"
<\/i> Kembali ke Beranda<\/a><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div>
\n\t
\n\t\t
\n\t\t\t
Sarjana Teknik Telekomunikasi<\/h5>\n

Program sarjana Teknik Telekomunikasi (ET), Institut Teknologi Bandung (ITB), dimulai pada tahun 1950 sebagai salah satu jurusan teknik di Fakultas Teknik Universitas Indonesia. Pada bulan Maret 1959, pemerintah Indonesia memutuskan untuk memisahkan Fakultas Teknik Universitas Indonesia, kemudian menamakannya Institut Teknologi Bandung (ITB) dan menugaskannya sebagai satu kesatuan untuk menyelenggarakan pendidikan tinggi Indonesia pertama di bidang teknik. Dari tahun 1959 sampai 1973, Teknik Telekomunikasi merupakan salah satu jurusan teknik di bawah Divisi Teknik Elektro, Departemen Teknik Mesin dan Elektro, ITB. Dari tahun 1973 sampai dengan tahun 2005, Teknik Telekomunikasi merupakan salah satu pilihan teknik di bawah program studi Teknik Elektro di Fakultas Teknologi Industri.Sejak Januari 2006, Teknik Telekomunikasi menjadi salah satu dari 5 pilihan di bawah program Teknik Elektro, Sekolah Teknik Elektro & Informatika STEI. Menanggapi kebutuhan masyarakat dan industri, pada bulan Desember 2008, Program Studi Teknik Telekomunikasi telah disetujui oleh ITB sebagai salah satu dari 5 program di STEI. Program ET pertama kali lulus sarjana pada bulan April 2009. Hingga saat ini, program ET memiliki sekitar 402 alumni yang bekerja di seluruh negeri dan bahkan banyak dari mereka bekerja di luar negeri di seluruh dunia.<\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div>

\n\t
\n\t\t
\n\t\t\t
\"Sarjana<\/h5>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div><\/div>
\n\t
\n\t\t
\n\t\t\t

Bidang telekomunikasi berkembang pesat selama 3 dekade terakhir. Perkembangan satu dasawarsa mendatang diperkirakan akan makin pesat, terutama dalam bidang-bidang telekomunikasi nirkawat, konvergensi antara telekomunikasi & komputer, dan tuntutan berbagai layanan (services<\/em>) baru yang dipicu oleh perkembangan Internet. Akselerasi perkembangan ini terutama disebabkan oleh kemajuan teknologi komponen dan teknologi komputer. Disamping itu, perubahan-perubahan tersebut juga didukung oleh tuntutan pasar yang mendesak (market-pull<\/em>) akibat globalisasi. Dalam tataran global, infrastruktur telekomunikasi akan menjadi \u201dpusat sistem syaraf\u201d dari globalisasi ekonomi. Sedangkan dalam konteks nasional, telekomunikasi dan sistem aplikasinya akan menjadi teknologi kunci dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya saing nasional.<\/p>\n

Untuk mengantisipasi fenomena pesatnya perkembangan bidang telekomunikasi tersebut, aspek yang paling signifikan dan perlu diprioritaskan oleh perguruan tinggi terkemuka seperti ITB adalah menyiapkan SDM sebagai pelaku dan pendukungnya. Penyiapan sumber daya manusia tersebut perlu dikaji dari aspek jumlah yang memadai dan kualitas yang unggul.<\/p>\n

Dengan perkembangan bidang telekomunikasi yang sangat cepat, maka industri dan permintaan jasa telekomunikasi akan berkembang pesat sesuai dengan tuntutan zaman informasi. Untuk mengantisipasi perkembangan tersebut, perlu dipersiapkan tenaga SDM yang cukup, baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya yang memenuhi suatu standar kompetensi yang diakui.<\/p>\n

Dalam mengembangkan dan merencanakan kurikulum Program Studi Teknik Telekomunikasi, maka visi dan misi Program Studi Teknik Telekomunikasi ditetapkan dengan mengacu pada visi dan misi ITB dan STEI, sehingga bisa ditentukan kualifikasi dan kompetensi lulusan yang akan dihasilkan.<\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div><\/div>